Hari ini tanggal 15/7/2010 aku hadir disebuah tempat dimana semua teman-teman berkumpul. Rasa syukur dalam hati terngiang ditelinga, karena pada hari ini mereka berkumpul dalam sebuah lingkup pembedahan suatu karya pada tempat yang sudah lama ada dan terbangun oleh semangat kekeluargaan yaitu SANGGAR TEATER CILIWUNG.
Sore ini yang berlatih keaktoran hanya sedikit dan bisa di hitung oleh jari tangan ini. Sedih hati ketika melihat kondisi saat ini, dimana atmosfir sudah ada didalam genggaman tangan tapi sayang semakin berkurang juga teman-teman yang hadir dalam latihan ini. Kalau dipertimbangkan oleh akal sehat SANGGAR TEATER CILIWUNG sekarang sudah diperhitungkan dalam dunia TEATER, minimal se-Jakarta Selatan tapi kenapa semangat sekarang lebih down dibandingkan dulu, KENAPA?
Dengan kenyataan yang ada sekarang. Saya, kita, kami justru ingin menimbulkan semangatnya kembali yang dulu pernah hinggap dalam diri kami, yang sekarang akan saya, kita, kami cari agar dapat hadir kembali roh yang dulu pernah ada tersebut. Apakah itu positifnya, kekeluargaannya, semangatnya, dan segala yang terkenang didalamnya dengan kondisi sekarang tanpa harus melakukan cara-cara dulu yang pernah dilakukan. Yang katanya sudah bukan zamannya "GIAL-GILAAN".
Dengan hadirnya para pelatih dan teman-teman yang masih ingin berlatih. Hati ini cukup senag dan bangga. Bahwa hal itu akan menjadikan KEKUATAN bagi kami untuk membangkitkan "ROH" tersebut. Kawan-kawan saya bangga kepada kalian yang masih merasakan hal tersebut..
Itu berarti hati kita suatu saat akan merakan rindu yang sangat dalam akan kebersamaan kita..
---SEMOGA---
Ricky Joo Perman Quro